Kamis, 18 Februari 2016

Realita

Kali ini bukan cerita..

Bukan juga sekedar tulisan ..

Tapi,realita..

Aku tak tau  cara menyampaikannya..

Tapi,

Aku selalu bisa merasakannya..

Tidak bisa di faham memang..

Tapi,

Sangat mudah membayangkannya..

Cerita .. yang bertahun-tahun aku tanam

Cerita .. Yang bertahun-tahun aku genggam

Berharap suatu sa'at tak hanya sekedar menjadi harapan..

Dan ternyata!??? hasilnya!!?

Nihil !!!

Semuanya hanya mimpi belaka

Tak berbuah apa-apa

Tak menguntungkan apa-apa

Perduli setan !!!

Melihatmu bermain kupu-kupu saja , aku hilang tak karuan

Dan sekarang ?! Apa yang bisa aku lihat lagi dari sosokmu !?

Kau yang terus berjalan di taman itu, mengejar satu kupu-kupu  yang kau inginkan ..

Apakah Hanya karena di setiap sayapnya, dia mempunyai warna yang indah !??

Aku bangga denganmu ! Aku salut ! Kau berhasil !

Tapi di sayangkan ..

Kau tak pernah perduli  dengan bunga-bunga indah di balik debu yang kau injak itu,

Berharap  kau memetiknya  dan kau tempatkan dia di fas yang paling bening hingga dia layu dengan sendirinya ..

(Flashback)

He is my first love

He is my pasir mesir

Di setiap musim kau tak pernah berubah di mataku

Musim semi ..

Musim gugur ..

Musim dingin ..

Dan kemarau ..

Dan kau selalu menjadi musim yang lain bagiku ..

Taukah kau !?

Bulan takkan pernah meninggalkan bumi

Bintang takkan pernah meninggalkan langit

Matahari takkan pernah meniggalkan terang

Lalu aku!?

Aku takkan pernah meninggalkan perasa'an ini

Akan ku bebaskan dia terus mengalir

Sekalipun airnya tak pernah kau sentuh


Senin, 01 Februari 2016

Tentangmu wahai pasir mesir

Tentangmu wahai pasir mesir..
Tak sedikitpun ada hubungannya denganku atau keinginanku..

Tak sama sekali aku ingin hidup di negri itu..

Hanya saja..

Aku ingin melihat jejak dua kaki indah di sana..
Kaki yang pertama kali menginjak mesir setelah tumbuh di tanah mulia
Dan Jejak yang memaksaku untuk memeluk se'erat mungkin hatiku..

Aku lah wanita yang paling tak pandai merangkai kata..
Tapi aku hebat memberi rasa..
Sebuah rasa yang sangat ingin di mengerti..
Rasa yang selalu siap  memberi sekalipun tak pernah di beri..

Carita singkat tentang mengibaratan..

Tentang gambaran pasir mesir yang menjelma dan berbentuk aura wajah nya..

Tentang awan di langit mesir yang memberi taduhan untuk hatiku hanya karna dia berbentuk senyumnya..

Tentang hawa panas matahari mesir yang menyatu dengan pasirnya,takkan mampu mengalahkan kilau auranya..

Tentang aku disini yang di ibaratkan sebuah pohon kering di tengah kesuburan..

Tentang aku yang butuh sebuah tempat yang sesuai denganku sebagai pohon kering,untuk berada di sebuah tanah yang tandus..

Tentang aku di lain kata .. Ibarat sungai nil yang merasa tenang di antara penduduk mesir..

Dan..

Tentang kenyata'an.. Negri mesir yang tak hanya mempunyai sungai nil untuk di banggakan.. :')